Advertisement here

Ada apa dengan ilmu hipnotis?

Ilmu hipnotis itu berbahaya! mungkin begitu beberapa orang yang masih terjebak dalam pemikiran lamanya,meski sebaagian orang sudah tahu sebenarnya hipnotis adalah ilmu yang bermanfaat buat kehidupan kita,kesan masyarakat selama ini yang memandang
hipnotis dari segi buruk tampaknya perlu diluruskan,karena sebenarnya hipnotis bukan untuk memperdaya orang, berbuat tindak kejahatan atau melakukan perbuatan yang merugikan lainnya,sebaliknya hipnotis merupakan sebuah kemampuan yang bisa digunakan untuk memberi manfaat bagi kehidupan,mereka yang menguasai ilmu hipnotis bisa menggunakannya untuk kebaikan diri sendiri maupun menolong orang lain.
Sebagai sarana kebaikan bagi diri sendiri, ilmu hipnotis bisa digunakan untuk bermacam-macam kebutuhan, misalnya meningkatkan kepercayaan diri,melancarkan usaha atau bisnis biasa disebut hipno selling, meningkatkan kepekaan batin serta berbagai hal-hal positif lainnya yang bermanfaat untuk kehidupan.

Sedangkan manfaat positif untuk menolong orang lain antara lain dapat mengobati berbagai penyakit, terapi ketergantungan obat/narkoba, mengatasi anak yang nakal/bandel. Selain itu, kemampuan hipnotis juga bisa digunakan untuk pendidikan maupun hiburan dalam bentuk show pertunjukan
Pada sisi lain, hipnotis murni ilmu yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kesan bahwa ilmu tersebut bagian dari ilmu gaib sebenarnya tidak  benar. Orang yang belajar ilmu hipnotis tidak akan menemui ritual-ritual seperti mempelajari ilmu-ilmu gaib.
Belajar ilmu hipnotis itu tidak perlu puasa,melafalkan mantera atau amalan-amalan lain yang memberatkan.

Sejarah singkat Ilmu hipnotis


Sejarah hipnotisme sama tuanya dengan sihir,mistik, okkultisme, ilmu ketabiban dan lain-lain. Darikitab-kitab kuno Mesir, Yunani, India, Arab dan lainlainnyaternyata bahwa beribu-ribu tahun lamanya mereka sudah mengenal semacam hipnotisme, bahkan mengenal pula teknik memusatkan pandangan. Akan tetapi lama bangsa Eropa tidak memperhatikannya,

sampai kemudian pada abad pertengahan, hipnotisme dicap sebagai SIHIR dan setelah itu sebagai ilmu yangmenggunakan bantuan badan-badan halus atau makhluk makhluk halus dan lain-lain lagi dengan diliputikerahasiaan yang bersifat tahayul.
Perkembangan hipnotisme sejak terkenalnya, dimulai pada abad ke 18 oleh Franz A.Mesmer (1743-1814) seorang tabib di kota Wina yang menggunakan hipnotisme untuk
menyembuhkan pasien-pasiennya yang sakit syaraf,sehingga kemudian terkenal dengan teorinya MESMERISME.

Penyelidikan selanjunya dilakukan oleh James Braid. Seorang dokter bangsa Inggris dalam abad ke-19 yang membuktikan bahwa hipnotisme dalam abad ke-19
yang membuktikan bahwa hipnotisme bersifat psychologis, sehingga akhirnya digunakan istilah-istilah Hipnosa dan Hipnotisme. Semenjak itu banyak sarjanasarjana
yang secara ilmiah menyelidiki masalah hipnotisme , akan tetapi sesungguhnya baru setelah
Perang Dunia I (1914-1918) tercapai baru kemajuankemajuan
yang penting dan berguna, khususnya untuk menambah pengetahuan tentang sifat dan
tingkah laku manusia.


Syarat mutlak menguasai ilmu hipnotis


Percaya pada diri sendiri itu,atau PERCAYA DIRI merupakan syarat pertama dan mutlak untuk dapat berhasil mejadi seorang  yang ingin menguasai ilmu hipnotis,sebab harus disadari, bahwa hasil yang dicapai hipnotis tidak disebabkan oleh adanya bantuan dari makhluk-makhluk halus atau mistik; akan tetapi kesan kesan yang Anda berikan kepada subjek (orang yang dihipnotis). Dengan kata lain: karena keyakinan Anda pada kemampuan sendiri itu, menyebabkan subjek yang memperhatikan Anda, menghipnotis dirinya sendiri,karena hipnotis adalah self-hypnosis.
Anda harus  mempunyai keyakinan bahwa apa yang sedang atau hendak Anda kerjakan pasti berhasil. Anda merasa optimis akan dapat melakukannya dengan sebaikbaiknya.
Demikian pula dalam belajar ilmu hipnotis. Bagi Anda,menghipnotis seseorang itu adalah mungkin dan bisa Anda lakukan, karena sudah pernah belajar dan berlatih, tampang dan sikap-laku Anda dengan demikian mencerminkan kesanggupan Anda itu, sebagai bentuk  dari rasa percaya kepada kemampuan sendiri.
Dan tak kalah pentingnya, seorang juru-hipnotis harus bersikap tenang,sopan tetapi penuh kewibawaan. Setiap gerak-geriknya dan setiap perkataannya, menandakan bahwa ia tahu apa yang ia lakukan dan bahwa ia sanggup melaksanakan maksudnya. Ia tidak berlagak dan sombong. Oleh sebab itu. Apabila Anda masih mempunyai keraguan, karena belum pernah mencoba mempraktekkan ilmu hipnotis, maka sudah tentu kegagalan hasilnya. Sebab bagaimana mungkin bisa berhasil, sementara dalam diri sendiri saja sudah membayangkan akan gaagal? Wajah Anda sudah memperlihatkan kecemasan, sehingga orang
yang hendak Anda hipnotis menjadi cemas pula dan tidak dapat mempercayai kemampuan Anda. Jadi sekali lagi dalam belajar ilmu hipnotis anda harus mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan latihan latihan latihan adalah hal yang tidak tergantikan .
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url