Ilmu hipnotis
itu berbahaya! mungkin begitu beberapa orang yang masih terjebak dalam
pemikiran lamanya,meski sebaagian orang sudah tahu sebenarnya hipnotis adalah
ilmu yang bermanfaat buat kehidupan kita,kesan masyarakat selama ini yang
memandang
hipnotis dari
segi buruk tampaknya perlu diluruskan,karena sebenarnya hipnotis bukan untuk
memperdaya orang, berbuat tindak kejahatan atau melakukan perbuatan yang
merugikan lainnya,sebaliknya hipnotis merupakan sebuah kemampuan yang bisa
digunakan untuk memberi manfaat bagi kehidupan,mereka yang menguasai ilmu
hipnotis bisa menggunakannya untuk kebaikan diri sendiri maupun menolong orang
lain.
Sebagai sarana
kebaikan bagi diri sendiri, ilmu hipnotis bisa digunakan untuk bermacam-macam kebutuhan,
misalnya meningkatkan kepercayaan diri,melancarkan usaha atau bisnis biasa
disebut hipno selling, meningkatkan
kepekaan batin serta berbagai hal-hal positif lainnya yang bermanfaat untuk
kehidupan.
Sedangkan
manfaat positif untuk menolong orang lain antara lain dapat mengobati berbagai penyakit,
terapi ketergantungan obat/narkoba, mengatasi anak yang nakal/bandel. Selain
itu, kemampuan hipnotis juga bisa digunakan untuk pendidikan maupun hiburan
dalam bentuk show pertunjukan
Pada sisi lain,
hipnotis murni ilmu yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kesan bahwa
ilmu tersebut bagian dari ilmu gaib sebenarnya tidak benar. Orang yang belajar ilmu hipnotis tidak akan menemui ritual-ritual seperti mempelajari
ilmu-ilmu gaib.
Belajar
ilmu hipnotis
itu tidak perlu puasa,melafalkan mantera atau amalan-amalan lain yang
memberatkan.
Sejarah singkat Ilmu hipnotis
Sejarah
hipnotisme sama tuanya dengan sihir,mistik, okkultisme, ilmu ketabiban dan
lain-lain. Darikitab-kitab kuno Mesir, Yunani, India, Arab dan
lainlainnyaternyata bahwa beribu-ribu tahun lamanya mereka sudah
mengenal semacam hipnotisme, bahkan mengenal pula teknik memusatkan
pandangan. Akan tetapi lama bangsa Eropa tidak memperhatikannya,
sampai kemudian
pada abad pertengahan, hipnotisme dicap sebagai SIHIR dan setelah itu sebagai
ilmu yangmenggunakan bantuan badan-badan halus atau makhluk makhluk halus dan
lain-lain lagi dengan diliputikerahasiaan yang bersifat tahayul.
Perkembangan hipnotisme
sejak terkenalnya, dimulai pada abad ke 18 oleh Franz A.Mesmer (1743-1814)
seorang tabib di kota Wina yang menggunakan hipnotisme untuk
menyembuhkan
pasien-pasiennya yang sakit syaraf,sehingga kemudian terkenal dengan
teorinya MESMERISME.
Penyelidikan
selanjunya dilakukan oleh James Braid. Seorang dokter bangsa Inggris dalam abad
ke-19 yang membuktikan bahwa hipnotisme dalam abad ke-19
yang membuktikan
bahwa hipnotisme bersifat psychologis, sehingga akhirnya digunakan
istilah-istilah Hipnosa dan Hipnotisme. Semenjak itu banyak sarjanasarjana
yang secara
ilmiah menyelidiki masalah hipnotisme , akan tetapi sesungguhnya baru setelah
Perang Dunia I
(1914-1918) tercapai baru kemajuankemajuan
yang penting dan
berguna, khususnya untuk menambah pengetahuan tentang sifat dan
tingkah laku
manusia.
Syarat mutlak menguasai ilmu hipnotis
Percaya pada diri
sendiri itu,atau PERCAYA DIRI merupakan syarat pertama dan mutlak untuk dapat berhasil mejadi seorang yang ingin menguasai ilmu
hipnotis,sebab harus disadari, bahwa hasil yang dicapai hipnotis tidak
disebabkan oleh adanya bantuan dari makhluk-makhluk halus atau mistik; akan
tetapi kesan kesan yang Anda berikan kepada subjek (orang yang dihipnotis).
Dengan kata lain: karena keyakinan Anda pada kemampuan sendiri itu, menyebabkan
subjek yang
memperhatikan Anda, menghipnotis dirinya sendiri,karena hipnotis adalah
self-hypnosis.
Anda harus mempunyai keyakinan bahwa apa yang sedang atau
hendak Anda kerjakan pasti berhasil. Anda merasa optimis akan dapat
melakukannya dengan sebaikbaiknya.
Demikian pula
dalam belajar ilmu hipnotis.
Bagi Anda,menghipnotis seseorang itu adalah mungkin dan bisa Anda lakukan,
karena sudah pernah belajar dan berlatih, tampang dan sikap-laku Anda dengan demikian
mencerminkan kesanggupan Anda itu, sebagai bentuk dari rasa percaya kepada kemampuan sendiri.
Dan tak kalah
pentingnya, seorang juru-hipnotis harus bersikap tenang,sopan tetapi penuh
kewibawaan. Setiap gerak-geriknya dan setiap perkataannya, menandakan bahwa ia
tahu apa yang ia lakukan dan bahwa ia sanggup melaksanakan maksudnya. Ia tidak
berlagak dan sombong. Oleh sebab itu. Apabila Anda masih mempunyai keraguan,
karena belum pernah mencoba mempraktekkan ilmu
hipnotis, maka sudah tentu kegagalan hasilnya. Sebab bagaimana mungkin bisa berhasil, sementara dalam diri sendiri saja
sudah membayangkan akan gaagal? Wajah Anda sudah memperlihatkan kecemasan,
sehingga orang
yang hendak Anda
hipnotis menjadi cemas pula dan tidak dapat mempercayai kemampuan Anda. Jadi
sekali lagi dalam belajar ilmu hipnotis
anda harus mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan latihan latihan latihan adalah hal yang tidak tergantikan .